Cabang Kejaksaan Negeri SBT di Geser Mengadakan Sosialisasi Penyuluhan dan Penerangan Hukum pada MAN 1 SBT Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Cabang Kejaksaan Negeri SBT di Geser Mengadakan Sosialisasi Penyuluhan dan Penerangan Hukum pada MAN 1 SBT Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Cabang Kejaksaan Negeri SBT di Geser Mengadakan Sosialisasi Penyuluhan dan Penerangan Hukum pada MAN 1 SBT Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Geser MAN 1 SBT (PLO) — Suasana Aula MAN 1 SBT tampak berbeda pada Kamis pagi (08/05/25), ketika  siswa siswi mengikuti kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), sebuah program edukatif dari Kejaksaan yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada generasi muda.

Acara dimulai pukul 09.00 WIT yang dipandu oleh Bapak Kepala Madrasah MAN 1 SBT, Umar Rauf,S.Ag dengan rangkaian kegiatan resmi diawali dengan sambutan dari Kepala MAN 1 SBT, Umar Rauf, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Kejaksaan yang telah hadir memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada para siswa.

“Kegiatan ini menjadi kehormatan dan kesempatan luar biasa bagi peserta didik kami untuk belajar langsung mengenai hukum dan pentingnya bersikap taat aturan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi hukum ini menghadirkan narasumber dari Cabang Kejaksaan Negeri SBT,Geser yaitu Bapak Yafie Maulana Taqiudin, S.H. selaku Staf Sub Seksi Bidang Tindak Pidana Umum dan Pidana Khusus yang akan memaparkan berbagai materi penting, mulai dari tugas dan fungsi kejaksaan, nilai-nilai dasar anti korupsi, Kenakalan Remaja, Bullying, Penggunaan media sosial , Game online  serta  pemahaman terhadap Undang-Undang Informasi dan Hukuman tentang pelanggaran Hukum. 

Dalam wawancara dengan Bapak Rizal selaku tenaga kependidikan MAN 1 SBT, Salah satu perwakilan dari Kejaksaan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari langkah preventif dalam menekan angka pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

“Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu tupoksi Kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya siswa siswi agar mereka memahami konsekuensi dari setiap tindakan,” jelasnya.

Materi yang disampaikan mencakup nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, serta pembahasan mengenai bahaya pencemaran nama baik melalui media sosial yang menjadi salah satu pelanggaran paling sering dilakukan oleh pelajar saat ini.

“Bahkan ada pelanggaran yang dilakukan secara Verbal dan Non verbal. Contoh pemanggilan Nama orang yang dipanggil secara tidak benar juga akan dinyatakan dalam bentuk bullying. Contohnya nama seseorang Yusuf dupanggil Ucup, demikian itu merupakan suatu bentuk bullying. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk menyampaikan ini secara langsung,” tambahnya.

Program Jaksa Masuk Sekolah ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, para siswa MAN 1 SBT tidak hanya menjadi generasi cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan taat hukum.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIT ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan tim kejaksaan, yang menjadi bukti bahwa pemahaman hukum kini tak lagi harus menunggu dewasa, tetapi bisa dimulai sejak di bangku sekolah. (RIZAL)

#Teknologi
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT