
Geser, 29 Agustus 2026 — MGMP MAN 1 Seram Bagian Timur menyelenggarakan kegiatan diseminasi dan penguatan kapasitas pendidik mengenai Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga pendidik MAN 1 SBT sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang humanis, inklusif, dan menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan pemahaman tentang penerapan nilai Panca Cinta, manajemen kelas yang penuh welas asih, pembelajaran terdiferensiasi, serta
Mgmp dan implemrntasi kurikulum berbasis cinta
*Mgmp Musyarah Guru Mata Pelajaran dan Implemrntasi Kurikulum Berbasis Cinta*
Geser, 29/08/2026 — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MAN 1 Seram Bagian Timur (SBT) menyelenggarakan kegiatan diseminasi dan penguatan kapasitas pendidik bertajuk "Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC): Mewujudkan Pembelajaran Humanis, Inklusif, dan Menyenangkan" pada Sabtu (29/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang aula madrasah ini diikuti oleh jajaran guru dan tenaga pendidik MAN 1 SBT sebagai langkah nyata menyelaraskan program pendidikan madrasah dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mengarusutamakan nilai Panca Cinta (Cinta kepada Allah, Cinta Diri & Sesama, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, dan Cinta Bangsa).
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 SBT menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan diseminasi ini. Beliau menekankan pentingnya menciptakan ekosistem madrasah yang ramah, aman, dan berkesadaran spiritual.
"Pendidikan di madrasah tidak boleh hanya berhenti pada pencapaian kognitif atau transfer ilmu semata. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kita ingin memastikan bahwa setiap peserta didik di MAN 1 SBT merasa dihargai, didengar, dan dicintai. Ketika rasa aman dan kasih sayang itu hadir di kelas, maka karakter, ketakwaan, dan prestasi akademik siswa akan tumbuh secara optimal," ungkapnya.
Selama kegiatan diseminasi, para guru dibekali pemahaman praktis mengenai pengintegrasian kerangka KBC ke dalam perangkat pembelajaran, modul ajar, hingga aktivitas kelas
sehari-hari. Fokus materi meliputi:
1. Manajemen Kelas Welas Asih: Penerapan disiplin positif berbasis keikhlasan dan komunikasi efektif tanpa kekerasan.
2. Pembelajaran Terdiferensiasi: Merancang strategi mengajar yang menghargai keberagaman minat dan kecepatan belajar siswa.
3. Internalisasi Nilai Panca Cinta: Mengaitkan materi pelajaran umum dan keagamaan dengan kesadaran kebangsaan serta kepedulian lingkungan (eco-theology).
Melalui kegiatan ini, MGMP MAN 1 SBT berkomitmen untuk terus mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta agar tercipta suasana belajar yang sejuk, memerdekakan, dan mampu melahirkan generasi madrasah yang cerdas secara intelektual serta berakhlaqul karimah. (Qoni)