SEBANYAK 18 SISWA SISWI MAN 1 SBT IKUTI OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA (OMI) 2025 TINGKAT KABUPATEN SBT

Geser (MAN 1 SBT). Sebanyak 18 orang siswa/i MAN 1 SBT mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)Tingkat Kabupaten SBT tahun 2025. Selasa (09/09/2025) di MAN 1 SBT.

OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA 2025

Geser (MAN 1 SBT). Sebanyak 18 orang siswa/i MAN 1 SBT mengikuti  Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)Tingkat Kabupaten SBT tahun 2025. Selasa (09/09/2025) di MAN 1 SBT. 

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan sebuah kegiatan yang digelar dan diadakan oleh Kementerian Agama sebagai wahana membangun ghirah kompetisi sains kalangan siswa madrasah berupaya mengolaborasi sains dengan konteks nilai-nilai Islam.

OMI di Kabupaten SBT digelar selama 3 (tiga) hari yaitu dari hari Selasa  tanggal 09 Agustus 2025 sampai hari Kamis tanggal 11 Agustus 2025.  OMI 2025 dibuka untuk Satuan Pendidikan mulai dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.Dengan rincian pada hari Selasa untuk tingkat MA, hari Rabu untuk tingkat MI dan hari Kamis untuk tingkat MTs. Untuk tingkat MA mata pelajaran yang dilombakan adalah Matemika, Fisika, Ekonomi, Geografi, Biologi, Kimia Terintegrasi. 

Terdiri dari 3 (tiga) orang siswi peserta di sesi 1 untuk Matematika Terintegrasi yaitu Azkia Rumonin, Wa Ode Munira, dan Clarysta Hasan. Selanjutnya pada sesi 2 peserta untuk Geografi terintegrasi yaitu Ibrahim ena, Fanir Nasir Udin, dan Erik ena. Dilanjutkan dengan sesi 3 untuk ekonomi terintegrasi dan fisika terintegrasi. Peserta ekonomi terintegrasi yaitu, Echa shellawati Kakat, Bhoby Rumaru, dan Ardiansyah Silfata. Sedangkan untuk peserta fisika terintegrasi yaitu Yuliasti Silaban, Mulyati Rumonin dan Fahri Rumain. Dan ditutup oleh sesi 4 untuk Mapel Biologi Terintegrasi dan Kimia Terintegrasi dengan peserta yaitu Qonitah Zulaiha Sinjai, Nurlisa Rumalean dan Syarifah Jena Alhamid. Serta peserta Kimia Terintegrasi yaitu Naila Ramadani Rumadutu, Santi Wokas dan Lisa Rumakabis.

Ditemui pada saat mendampingi siswa, Kepala MAN 1 SBT mengatakan, salah satu indikator keberhasilan peserta terletak pada persiapan dan proses yang dijalani para peserta sebelum mengikuti kompetisi. Sehingga hasil yang akan diperoleh kedepan benar-benar berasal dari proses dan usaha dari berbagai pihak, mulai dari peserta (siswa), pembimbing atau guru hingga Kepala Madrasah.

Lebih lanjut beliau menekankan pentingnya rasa syukur dan bangga atas terpilihnya mereka mewakili MAN 1 SBT. Beliau juga mengajak para peserta untuk tetap optimis dan tidak takut gagal. “Semoga dengan semangat dan integritas yang tinggi, siswa MAN 1 SBT bisa meraih prestasi terbaik. 

Seluruh siswa sangat antusias mengikuti OMI. Echa Shella Wati Kakat salah satu siswi yang sudah pernah mengikuti KSM tahun sebelumnya mengatakan, dengan adanya OMI ini bisa menjadi ajang untuk mengasah kemampuan, kreativitas dan inovasi siswa dalam bidang sains. “Semoga kami bisa lolos hingga ke tingkat Provinsi atau bahkan lebih tinggi lagi, sehingga bisa mengharumkan nama MAN 1 SBT”, harapnya. (Rep: RIZAL)

#Teknologi
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT