Wujudkan Kelestarian Lingkungan, MAN 1 SBT Gandeng Pokdarwis Desa Geser Gelar Aksi Ekoteologi

Dalam upaya nyata menjaga kelestarian alam sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan berwawasan lingkungan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Seram Bagian Timur (SBT) berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Geser melaksanakan aksi bersih lingkungan melalui program Ekoteologi.

Pembersihan Lingkungan di Tanusang Gesee

GESER, 29 Mei 2026 – Dalam upaya nyata menjaga kelestarian alam sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan berwawasan lingkungan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Seram Bagian Timur (SBT) berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Geser melaksanakan aksi bersih lingkungan melalui program Ekoteologi.
​Kegiatan gotong royong yang berpusat di kawasan Tanusang Geser.
​Aksi peduli lingkungan ini tidak hanya melibatkan internal madrasah, tetapi juga berhasil membangun sinergi lintas sektoral di wilayah Kecamatan Seram Timur. Turut ambil bagian dalam aksi ini jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Seram Timur serta para guru dan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Soelani Geser.
​Kepala MAN 1 SBT, Umar Rauf, S.Ag mengungkapkan bahwa program Ekoteologi ini dirancang untuk menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam adalah bagian dari perwujudan iman.
​"Melalui ekoteologi, kita belajar bahwa merawat bumi bukan sekadar urusan sosial atau kebersihan semata, melainkan tanggung jawab vertikal kita kepada Sang Pencipta. Kolaborasi bersama Pokdarwis, KUA, dan MI Soelani ini adalah langkah awal untuk memupuk kepedulian kolektif warga Geser," ujarnya di sela-sela kegiatan.


​Sejak pagi hari, para peserta yang terdiri dari siswa, guru, pegawai KUA, dan anggota Pokdarwis tampak antusias menyisir area yang menjadi target pembersihan. Berbekal kantong sampah dan peralatan kebersihan, puluhan kilogram sampah organik maupun non-organik berhasil dikumpulkan untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.

​Melalui aksi kolaboratif ini, seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin. Selain demi menjaga estetika lingkungan Desa Geser, gerakan ini diharapkan mampu menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Seram Bagian Timur untuk mulai menerapkan prinsip ekoteologi demi kelangsungan hidup generasi masa depan.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT